Wednesday, 19 September 2018

10 Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT)

View Article
Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) | Adatnusantara - Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Provinsi yang beribukota di Kupang ini, memiliki alam yang indah serta berbagai kesenian kebudayaan yang unik. Mulai dari Alat Musik Tradisional, Rumah Adat hingga pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun yang tak kalah menarik adalah juga wisata kuliner.

Beragam Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat sobat temukan dibeberapa tempat di Provinsi NTT ketika sedang berkunjung ke sini. Dan sebagai referensi, DapurKita akan memberikan informasi seputar nama-nama makanan khas di Nusa Tenggara Timur ini.

10 Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT)


1. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur - "KOLO"


Kolo adalah makanan khas Manggarai Nusa Tenggara Timur. Kolo merupakan sebutan untuk  nasi bakar, yaitu makanan khas yang dimasak menggunakan bamboo, kemudian dibakar diatas api. Untuk bisa menghasilkan nasi bakar atau nasi bambu ini dibutuhkan bahan berupa bambu muda dengan panjang 30 sentimeter, beras dan bumbu masakan. Cara memasaknya, beras, air dan bumbu masakan dimasukkan kedalam bambu. Setelah itu, pada bagian ujung atau mulut ditutup dengan daun pisang. Lalu, dibakar sampai matang berkisar setengah jam lamanya.



Nasi Bambu atau Kolo ini biasanya digunakan untuk makan bersama saat pesta adat penti atau syukuran panen. Selain pesta adat penti, kolo juga biasanya menjadi menu utama pada acara syukuran di setiap awal pergantian tahun.

Kolo Manggarai NTT | www.suarawajarfm.com

2. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) - "Catemak Jagung"


Satu lagi makanan unik dan khas dari Nusa Tenggara Timur yang disebut dengan Catemak Jagung. Makanan Khas NTT ini memang bahan utamanya adalah jagung, tapi tidak berdiri sendiri. Karena dalam hidangan catemak jagung kita dapat melihat penampakan bahan lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, labu lilin atau bahan sayuran lain. Uniknya, rasa catemak jagung ini bukan manis seperti penampakannya yang seperti kolak, melainkan asin lho Sobat.

Catemak Jagung | backpackerjakarta.com

3. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) - "Jagung Bose"


Wah wah.. lagi-lagi kita temui makanan berbahan jagung di NTT ini. Namanya Jagung Bose. Makanan tradisional Nusa Tenggara Timur ini memang merupakan makanan yang terbuat dari jagung sebagai bahan makanan utama pengganti nasi.

Sesuai dengan namanya, jagung bose berarti jagung yang di-bose-kan atau dilunakkan. Caranya adalah dengan mengeluarkan kulit luar jagung dengan cara ditumbuk dengan lesung. Kemudian diayak untuk mengeluarkan sisa kulit jagung yang terkelupas. Setelah bersih, jagung bose kemudian dimasak dengan dicampur kacang merah agar tambah nikmat.

Proses memasak jagung bose dilakukan dengan menggunakan kayu bakar dan membutuhkan waktu cukup lama. Sebagai penyedap rasa tambahkan sedikit garam dan santan pada masakan Jagung Bose ini.

Masakan tradisional khas Timor ini tentu tidak disajikan sendirian. Jagung bose biasanya dimakan bersama daging se’i daging Sapi, karmanaci, dan lawar ikan. Lawar ikan dibuat dari teri segar yang direndam dengan cuka selama 10 menit, yang kemudian dibumbui dengan bawang merah, garam, dan perasan jeruk nipis.

4. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) - "Karmanaci"


Berkunjung ke Kota Kupang NTT ada hidangan daging yang cukup enak dan sayang jika tidak dicoba. Nama hidangan atau makanan khas Nusa Tenggara Timur tersebut adalah Karmanaci.

Karmanaci adalah daging sapi cincang yang ditumis dengan bumbu bumbu bawang merah, bawang putih, lada, ketumbar, gula, dan air asam. Adapula yang dibuat dengan irisan daging sapi utuh – tidak dicincang, sehingga penampilannya mirip seperti empal atau gepuk. Bumbu-bumbunya sama, mencuatkan tone manis yang menonjol, dengan hint asam dan gurih.

Karmanaci Khas NTT | bango.co.id

5. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur - "Se'i Daging Sapi Asap"


Daging se’i adalah daging (sapi atau babi) yang dibumbui dan diasap agar dapat disimpan lebih lama. Kata se’i berasal dari bahasa Pulau Rote yang berarti daging tipis yang diiris memanjang. Sebelum disajikan, daging se’i dapat diolah kembali sesuai dengan selera.

Proses pembuatan se’i masih menggunakan cara tradisional yaitu menggunakan bara api yang berasal dari arang dan daun kesambi. Kesambi atau kosambi adalah pohon yang bisa tumbuh di daerah kering dan termasuk kerabat dekat rambutan karena tergolong suku Sapindaceae.

Proses pengasapan diawali dengan mengiris daging memanjang dan melumurinya dengan garam. Kemudian digantung untuk mengeringkan kandungan air atau darah di dalam daging selama beberapa jam. Sementara itu, daun kesambi digunakan sebagai penyaring panas dan asap yang berlebihan. Inilah yang membuat aroma dan warna daging tetap terjaga.

Untuk Sobat muslim, sebaiknya memastikan kalau Se'i yang menjadi pilihan adalah Se'i Daging Sapi.


6. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) - "Ikan Kuah Belimbing"



Makanan ini merupakan makanan khas Nusa Tenggara Timur. Ikan kuah belimbing dibuat dari ikan tongkol segar dengan bumbu-bumbu khas NTT bercita rasa pedas dan asam namun segar. Rasa asam diberikan oleh belimbing wuluh yang dicampurkan pada kuah yang sedang dimasak, namun tetap segar.

7. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur - "Lawar Ikan"


Lawar ikan adalah makanan khas Nusa Tenggara Timur yang dibuat dari ikan teri segar yang direndam dalam air cuka atau perasan jeruk nipis bersama dengan bumbu dan rempah khas NTT. Setelah direndam maka ikan teri akan berubah menjadi putih susu dan terasa matang.


8. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur - "Pelepah Manuk"


Pelepah manuk adalah makanan khas masyarakat Flores / Nusa Tenggara Timur. Sebenarnya masakan khas NTT ini dibuat dari burung, akan tetapi pada saat ini banyak diganti dengan bahan ayam. Walaupun citarasanya berbeda, akan tetapi masih menggunakan rempah dan resep khas masyarakat Nusa Tenggara Timur


9. Makanan Khas Nusa Tenggara Timur - "Rumpu Rampe"

Rumpu rampe adalah nama makanan khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Makanan ini adalah sayuran berupa daun dan bunga pepaya yang ditumis ala NTT.Percampuran rasa pahit dari daun Pepaya serta pedasnya cabe merah dan cabe rawit akan bisa membangkitkan selera makan Sobat dapur semua..


10. Minuman Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) - Moke

Moke adalah minuman khas orang NTT. Masyarakat NTT mengenal 2 macam moke, yaitu moke putih dan hitam. Moke putih adalah nira hasil sadapan dari pohon lontar atau pohon enau. Moke putih akan manis rasanya bila wadah tampungan bersih. Biasanya bambu berukuran seruas di cuci bersih dan dikeringkan kemudian digantungkan pada ujung mayang yang telah di jepit atau di pukul-pukul kemudian dipotong ujungnya. Akan kelihatan ada cairan bening menetes dari ujung mayang. Itulah moke putih. Moke putih yang manis dapat dimasak dan dijadikan gula merah.



Sedangkan moke putih yang diminum sebagai teman makan adalah moke yang ditampung dengan wadah bambu yang tidak bersih sehingga terjadi peragian. Dan rasa minuman agak pahit. Moke putih sejenis ini ada yang langsung diminum, tetapi lebih banyak digunakan untuk dimasak atau disuling dan menghasilkan moke hitam atau arak. Moke hitam sesungguhnya tidak hitam. Warnanya seperti air putih dan agak kuning. Ini adalah hasil sulingan dari moke putih. Moke putih disuling di Kuwu tua (saung penyulingan tuak dalam bahasa Nagekeo). Orang Flores selalu menikmati moke bila ada pesta. Tidak ada pesta tanpa tuak/moke. Tuak sudah menyatu dengan pesta. Makan daging tanpa tuak terasa hambar dan kurang.

Demikian Sobat Dapur, 10 Makanan Khas Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bisa Sobat ketahui. Semoga bermanfaat.

Referensi :
http://www.suarawajarfm.com/2015/08/31/5925/makanan-khas-ntt.html
makananlokal.wordpress.com/

10 Makanan Tradisional Khas Bali

View Article
10 Makanan Tradisional Khas Bali | AdatnusantaraBali adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang sangat terkenal di dunia dalam hal pariwisatanya. Keindahan alam serta kebudayaan masyarakat Bali menjadi salah satu daya tarik paling kuat yang membuat banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Bali.

Namun tidak hanya itu Sobat, ternyata Bali juga memiliki beranekaragam makanan / kuliner tradisional. Makanan tradisional khas Bali tersebut bisa didapatkan dengan mudah di Bali. Pada kesempatan ini, DapurKita akan memberikan informasi beberapa makanan tradisional khas Bali yang bisa Sobat dapatkan disana.

Namun seperti yang Sobat ketahui terutama yang memeluk agama Islam, beberapa makanan tradisional Bali ini mengandung babi yang tentu saja haram dan tidak boleh dimakan oleh kaum muslim. Jadi jika Sobat yang berlibur ke Bali, dan sedang mencari makanan disana harus pandai pandai memilah-milah makanan halal.

Sebagai referensi, berikut kami sajikan info kuliner Bali yaitu 10 Makanan Tradisional Khas Bali

1. Makanan Khas Bali - Ayam Betutu


Ayam Betutu.... makanan berbahan dasar ayam ini tentu saja menjadi salah satu pilihan makanan tradisional khas Bali yang halal. Menu makanan ayam betutu Bali ini akan menjadi hidangan favorit buat Sobat yang juga menyukai makanan pedas. Karena selain dibumbui aneka rempah, ayam ini diolah juga dengan cabai dalam jumlah yang tidak sedikit.

Proses pengolahan ayam betutu makanan tradisional khas Bali ini dilakukan dalam 2 tahap. Setelah ayam diolesi dengan aneka rempah, kemudian direbus selama beberapa jam hingga rasa bumbu tersebut bisa meresap sampai kedalam daging ayam.  Kemudian tahap kedua adalah digoreng atau dibakar sesuai selera wisatawan.

Makanan Tradisional Khas Bali
Ayam Betutu Khas Bali | balicultureinformation.wordpress.com

2. Makanan Khas Bali - Bebek Betutu


Seperti halnya ayam betutu, bebek betutu adalah juga termasuk makanan khas Bali yang wajib dicoba Sobat. Istilah betutu sendiri merupakan istilah kuliner yang bisa berbahan dasar ayam atau bebek utuh yang diberi bumbu kemudian dipanggang didalam api sekam.

Dan Betutu yang terbuat dari bebek utuh ini menjadikan variasi rasa dari masakan betutu khas Bali. Salah satu produsen betutu adalah di desa Melinggih, kecamatam payangan kabupaten Gianyar. Ayam betutu juga merupakan makanan khas Gilimanuk. Betutu digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan di jual. Konsumennya tidak hanya masyarakat Bali tetapi juga tamu manca negara yang datang ke Bali, khususnya pada tempat-tempat tertentu seperti di hotel dan rumah makan atau restoran.


3. Makanan Khas Bali - Sate Plecing


Sate Plecing merupakan hidangan / kuliner tradisional khas Bali. Jika kita sudah mengenal berbagai jenis sate seperti sate madura, sate padang, sate maranggi (Purwakarta), maka di Bali pun kita akan menemukan hidangan sejenis yang disebut dengan sate plecing.

Sate Plecing merupakan makanan khas Bali berupa sate dengan bumbu plecing. Bumbu plecing yaitu semacam merupakan sambal tomat yang dibuat dari cabai rawit, garam, terasi, tomat, dan terkadang diberi tetesan jeruk limau. Plecing ini umum ditemui di daerah Bali dan Lombok. Jadi sate ini tidak menggunakan bumbu kacang ya Sobat.

Sedangkan sate nya sendiri bisa dari daging ayam, babi atau ikan laut. Jadi, untuk Sobat muslim harus menanyakan terlebih dahulu daging yang dibuat sate plecing ini ya.


4. Makanan Khas Bali - Sate Lilit


Kalau sate plecing adalah sate yang dibumbu plecing, lalu bagaimana kalau sate lilit? Nah.. sate lilit juga merupakan makanan khas dari Bali. Penasaran seperti apa sate lilit Bali ini?

Sate lilit adalah makanan khas Bali yang dibuat dari bahan utama berupa daging sapi, daging babi, daging ayam, udang, ikan tenggiri atau tahu. Akan tetapi, konon hingga saat ini Sate Lilit yang menggunakan ikan tenggiri yang menjadi favorit di Bali

Cara pembuatannya cukup berbeda dengan sate kebanyakan, yap karena namanya sate lilit maka di buat dengan cara di lilit. Yaitu dengan mencincang daging yang akan di buat menjadi sate, kemudian di campur dengan bumbu rempah khas bali yang lezat. Dengan menggunakan batang daun serai kemudian daging yang di cincang tadi lilitkan, tentu saja memang pada dasarnya kan dagingnya sudah di cincang jadi di jamin Sate Lilit ini sangat empuk.


5. Makanan Khas Bali -  Lawar

Makanan khas Bali selanjutnya disebut dengan lawar.  Lawar adalah masakan berupa campuran sayur-sayuran dan daging cincang yang dibumbui secara merata yang berasal dari Bali. Makanan ini lazim disajikan dalam rumah tangga di Bali atau dijual secara luas di rumah-rumah makan dengan sebutan lawar Bali.

Lawar dibuat dari daging yang dicincang, sayuran, sejumlah bumbu-bumbu dan kelapa. Kadang-kadang di beberapa jenis lawar diberikan unsur yang dapat menambah rasa dari lawar itu yaitu darah dari daging itu sendiri. Darah tersebut dicampurkan dengan bumbu-bumbu tertentu sehingga menambah lezat lawar tersebut. Tentu saja untuk Sobat muslim, tidak boleh makan lawar Bali ini terutama jika bahan utama daging yang digunakan adalah daging babi, dan tentu juga darah yang dicampur merupakan sesuatu yang dilarang (haram) dalam agama Islam.



Penamaan lawar sendiri sangat bervariasi, biasanya berdasarkan jenis daging yang digunakan atau jenis sayurannya. Bila yang digunakan daging babi maka lawar yang dihasilkan disebut lawar babi, demikian juga bila yang digunakan sayur nangka, maka lawarnya diberi nama lawar nangka. Ada juga pemberian namanya berdasarkan warna lawarnya yaitu lawar merah bila warna lawarnya merah, lawar putih bila warna lawarnya putih dan ada lawar yang bernama lawar padamare, yaitu sejenis lawar yang dibuat dari campuran beberapa jenis lawar. Lawar disajikan sebagai teman nasi bersama jenis lauk-pauk lainnya.

6. Makanan Khas Bali - Srombotan


Srombotan adalah sayuran khas Klungkung Bali, dibuat dari sayur buah botor muda atau kecipir, terong bulat, pare, toge, kobis yang dimasak setengah matang, kemudian diberi bumbu yang disebut kalas.  Kalas merupakan bumbu khusus yang terdiri dari santan yang diberi tumbukan kunyit, lengkuas, bawang merah, bawang putih, ketumbar dan sedikit kencur. Cara memasaknya yaitu degan dimasak hingga kental. Kalas inilah yang menjadi ciri khas serombotan.

Untuk mendapatkan srombotan biasanya dijual di pasar tradisional, namun akhir-akhir ini  beberapa restoran di Bali justru membuat srombotan sebagai menu utamanya. Srombotan disajikan harus menggunakan kacang goreng dan nasinya bercampur ubi jalar atau nasi yang disebut oran sele


7. Makanan Khas Bali - Nasi Jinggo


Nasi Jinggo adalah hidangan nasi dalam bungkus daun pisang khas Bali. Isinya adalah nasi putih sekepalan tangan dengan lauk-pauk dan sambal. Lauk-pauk yang digunakan biasanya adalah sambal goreng tempe, serundeng, dan ayam suwir. Sementara lauknya divariasi dengan daging sapi atau babi. Nasi jinggo juga bisa disajikan dengan mie goreng dan telur.

Nasi Jinggo ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Pada waktu sebelum krisis moneter konon harga nasi jinggo adalah seribu lima ratus rupiah (jeng go). Namun pada saat ini harga satu bungkus nasi jinggo berkisar antara 2000 - 4000 rupiah per bungkusnya.


8. Makanan Khas Bali - Komoh


Makanan khas Bali selanjutnya adalah Komoh. Komoh merupakan sayur yang berisi hati, kulit dan daging. Daging yang digunakan antara lain bisa berupa daging ayam, daging bebek maupun daging babi. Daging dan kuah komoh dimasak dengan bumbu dan rempah khsusu khas Bali. Biasanya makanan ini disajikan pada saat perayaan / upacara keagamaan.

9. Makanan Khas Bali - Jukut Ares


Jukut Ares adalah salah satu masakan khas Bali yang paling populer dan biasanya dihidangkan saat ada syukuran ataupun kini bisa dinikmati di rumah makan khas Bali. Masakan ini biasanya  dicampur dengan daging babi. Jukut Ares terbuat dari pohon pisang muda yang dicampur dengan daging Babi, itik, bebek dan juga Basa Genep (bumbu lengkap khas Bali). Pohon pisang ini diiris-iris tipis, lalu dimasak dengan bumbu khas Bali tersebut. Ares adalah batang pohon pisang.


10. Makanan Khas Bali - Rujak Bulung


Ada lagi salah satu kudapan / makanan khas Bali yang bisa menemani Kamu selama berada di Bali. Yap hidangan ini disebut dengan  Rujak Bulung. Rujak Bulung merupakan makanan unik khas Bali yang berbahan dasar rumput laut yang dicampur dengan garam, cabe rawit, terasi, kencur, kelapa parut, dan kuah pindang.

Demikian Sobat Dapur, 10 Makanan Tradisional Khas Bali yang bisa kami sampaikan. Sekali lagi untuk Sobat Muslim yang sedang atau akan berwisata ke Bali, semoga informasi 10 Makanan Bali diatas bermanfaat agar Sobat bisa terhindar dari makanan yang tidak halal dikonsumsi.

Demikian artikel kali ini, nantikan informasi kuliner lainnya tentu dari daerah lain di Indonesia.

13 Makanan Khas Betawi dan Cara Membuatnya

View Article
13 Makanan Khas Betawi dan Cara Membuatnya | Adatnusantara - Makanan Khas Betawi merupakan makanan yang berasal dari suku Betawi yang dikenal dan telah diwariskan secara turun temurun pada masyarakat Betawi. Suku Betawi sendiri merupakan suku adat yang tinggal di Provinsi Jakarta serta beberapa daerah di Provinsi Banten. Selain memiliki beragam kesenian daerah Betawi, masyarakat suku Betawi juga memiliki tradisi dalam hal olah kuliner atau makanan khas Betawi.

Pada kesempatan ini kita akan mengenal beberapa makanan khas Betawi yang populer dan masih bisa ditemukan pada saat ini. Makanan dan Minuman Betawi mudah ditemukan di acara-acara tertentu yang diselenggarakan di Jakarta seperti pada acara Lebaran Betawi, pernikahan, hari raya Idul Fitri atau di warung-warung tertentu yang menyajikan makanan khas Betawi. Bahkan tidak hanya di Jakarta, makanan yang sudah memiliki nama dan sangat populer juga bisa ditemukan di beberapa kota besar seperti Bogor, Bandung, Jogjakarta dan sebagainya.

Makanan Khas Betawi dan Cara Membuatnya

makanan khas betawi dan cara membuatnya
Makanan Khas Betawi | cipikastoreid.wordpress.com

1. Kerak Telor


Kerak telor adalah makanan khas Betawi yang sangat populer tidak hanya pada saat ini, konon pada masa penjajahan Belanda kerak telor telah menjadi primadona di Kota Batavia yang saat ini menjadi Jakarta.

Kuliner yang sering dijajakan saat adanya Pekan Raya Jakarta ini terbuat dari bahan-bahan seperti, tepung beras ketan putih, telur ayam/bebek, ebi (udang kering yang diasinkan) sangrai ditambah bawang goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabe merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.

Untuk menikmati kerak telor kita tidak perlu menunggu lama, makanan yang selalu laris pada acara besar di Jakarta seperti Pekan Raya Jakarta ini diolah sekitar 15 menit saja. Salah satu ciri khas dalam memasak kerak telor adalah tanpa minyak dan kompor. Kerak telor dimasak diatas bara arang (anglo) dengan menggunakan wajan tanpa minyak. Untuk mendapatkan kerak telor, kita cukup merogoh kocek antara 10 - 15 ribu.

Kerak telor Betawi
Kerak Telor | jajanpinggiran.blogspot.com

2. Asinan Betawi


Seperti halnya kerak telor, asinan betawi sudah ada sejak zaman dahulu. Asinan Betawi merupakan makanan khas Betawi yang dibuat dari berbagai sayuran yang diasinkan. Istilah asin mengacu kepada proses pengawetan dengan merendam buah atau sayur dalam larutan campuran air dan garam. Asinan sangat mirip dengan rujak, perbedaan utamanya antara lain bahan rujak disajikan segar, sedangkan bahan asinan disajikan dalam keadaan diasinkan atau diacar.

Terdapat banyak jenis asinan, akan tetapi yang paling terkenal adalah Asinan Betawi dan Asinan Bogor. Asinan Betawi dan Bogor ini memiliki kemiripan dikarenakan memang lokasi kedua kota ini tidak jauh sehingga banyak memiliki tradisi yang sama. Hanya saja di Bogor juga dikenal dengan asinan yang dibuat dari buah-buahan.

Asinan Betawi | zomato.com

3. Soto Betawi


Kuliner di Indonesia memang cukup beragam, denan nama yang samapun pasti memiliki perbedaan dan ciri khas masing-masing daerah. Seperti halnya soto. Banyak dikenal berbagai makanan khas soto di Indonesia seperti Soto Sadang (Purwakarta)Soto Bandung,  Soto Madura dan tentu saja Soto Betawi.

Istilah soto Betawi hadir dalam kuliner masakan Indonesia sekitar tahun 1977-1978, namun bukan bearti tidak ada soto sebelum tahun tersebut. Yang memopulerkan dan yang pertama memakai kata soto Betawi adalah penjual soto bernama Lie Boen Po di THR Lokasari / Prinsen Park, tentunya dengan ciri khas cita rasa sendiri.

Soto Betawi
Soto Betawi | id.wikipedia.org

Seperti halnya soto Madura dan soto sulung, soto Betawi yang menjadi salah satu ikon makanan khas Betawi juga menggunakan jeroan. Selain jeroan, seringkali organ-organ lain juga disertakan, seperti mata, terpedo, dan juga hati.

4. Soto Tangkar


Beda soto Tangkar dengan soto Betawi adalah penggunaan daging brisketnya, yaitu bagian daging sapi di bagian dada bawah. Menurut sejarahnya, pada jaman penjajahan Belanda, masyarakat Betawi hanya mampu membeli tangkar berupa potongan iga yang berdaging sedikit, karena bagian daging sapi yang lain sudah diambil oleh masyarakat penjajah Belanda. Para meneer Belanda akan menyisahkan bagian-bagian tertentu dari sapi yang dipotong untuk diberikan kepada para pekerja diantaranya adalah, bagian kepala, bagian dalam (paru-paru, usus, babat, dll.) serta iga.

Oleh para pekerja tersebut bagian-bagian itu diolah menjadi makanan yang beragam dan salah satu bagian yaitu iga diolah menjadi makanan yang khas, iga tersebut direbus atau dimasak selama kurang lebih dua jam, setelah itu dimasukkan bumbu atau rempah-rempah, seperti kunyit, lada, daun sereh, daun salam dan santan kelapa. Maka jadilah makanan yang berkuah yang disebut Soto Tangkar.

Soto Tangkar Betawi

Serupa dengan soto Betawi yang menjadi menu sehari-hari, soto Tangkar ini pun biasanya menjadi santapan sehari-hari, meskipun persebarannya tidak seluas soto Betawi karena hanya terdapat di wilayah tertentu seperti di daerah Kota, Tanah Abang, Kemayoran dan sebagainya.

5. Laksa Betawi


Laksa Betawi adalah salah satu makanan khas Betawi yang sangat langka di Jakarta. Menurut sejarah, laksa adalah makanan berjenis mi yang diberi bumbu sesuai kebudayaan peranakan. Dalam laksa ada gabungan elemen Tiongkok dan Melayu. Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis laksa seperti laksa Bogor dan laksa Betawi.
Laksa Betawi
Laksa Betawi | http://jakartakita.com

Laksa Betawi memiliki cita rasa yang berbeda dengan laksa dari daerah lainnya. Meski kuahnya tampak serupa berwarna kuning, namun kuah laksa Betawi biasanya menggunakan udang rebon.Sedangkan laksa bogor, kuah kentalnya berasal dari potongan oncom. Cara penyajiannya juga berbeda. Laksa Betawi lazimnya berisi telur, ketupat, tauge pendek, daun kemangi, dan kucai biasanya dimakan dengan semur Betawi. Ada juga yang menambahkan bihun dan perkedel, tetapi keduanya hanya sebagai variasi atau tambahan. Sedangkan laksa Bogor dalam campurannya ada ketupat, bihun, tauge panjang, suwiran daging ayam, udang, dan telur rebus, biasanya dimakan dengan sambal cuka.

6. Gabus pucung

Gabus Pucung Khas Betawi
Gabus Pucung Khas Betawi | http://food.detik.com


Gabus Pucung adalah masakan khas Betawi berupa sajian ikan berkuah. Gabus pucung merupakan masakan ikan gabus goreng yang disiram dengan kuah kental berwarna kehitaman. Pucung dalam bahasa Betawi berarti keluak. Warna hitam pada kuah berasal dari pucung atau kluwek ini.

Dalam proses pembuatannya, ikan gabus yang sudah dibersihkan kemudian digoreng hingga kering. Kemudian bumbu yang sudah dihaluskan seperti bawang merah, bawang putih, kencur, lengkuas, serai, daun salam, kunyit dan juga terasi ditumis hingga matang. Setelah itu baru tambahkan kluwek dan daun salam serta garam. Masak hingga kuahnya mengental dan sajikan dengan nasi hangat.

7. Sayur babanci


Sayur Babanci Betawi
Sayur babanci atau biasa disebut sebagai ketupat babanji juga merupakan salah satu kuliner khas Betawi. Makanan Khas Betawi ini sebenarnya tidak bisa dikatakan sayur, karena tidak memiliki campuran sayur sama sekali. Adapun nama babanci diambil dari makna "prilaku" karena sayuran ini tidak jelas kelaminnya alias banci. Gulai tidak, kare tidak dan soto juga tidak.

Secara umum, sayur Babanci ini lebih mengarah pada sajian gulai dengan aroma rempah yang kuat. Sajian ini dibuat dengan campuran daging sapi, tetelan yang dimasak dengan beberapa bumbu seperti cabai merah, bawang merah, kemiri, jahe, kunyit, ketumbar hingga santan. Tetapi yang membuat sajian ini sangat istimewa dan berbeda adalah penggunaan 3 bumbu yang khas. Bumbu ini adalah kedaung yaitu rempah biji plus kulit berwarna hitam dengan isi berwarna hijau biasanya ditemukan di toko jamu atau pasar tradisional. Sedangkan Botor merupakan keluarga kacang-kacangan yang berasal dari kecipir serta tai angin yakni benalu berbentuk sulur dan berwarna kuning.

8. Sayur godog

 Sayur Godog merupakan makanan khas Betawi berupa sayur pepaya muda yang biasanya disajikan pada saat hari raya Idul Fitri yang merupakan teman makan ketupat. Selain menggunakan pepaya muda, sayur godog betawi juga bisa dibuat dengan labu siam. Akan tetapi masyarakat Betawi lebih banyak memilih pepaya muda karena memberikan warna yang jauh lebih menarik.

Sayur godok disajikan dengan pelengkapnya antara lain lontong, kerupuk sagu, gorengan dan semur. Sayur godok cukup populer juga disajikan pada acara ibu-ibu pengajian maupun arisan karena sudah menjadi satu set lengkap sebagai suguhan makan bagi tamu.

Sayur Godog Khas Betawi

 9. Ayam Sampyok


Ayam Sampyok adalah masakan khas Betawi yaitu hidangan ayam yang diolah dengan sentuhan cita rasa cina. Proses pembuatan ayam sampyok melalui pembubuan 2 tahap sehingga cita rasa bumbu meresap hingga kedalam daging.

Ayam Sampyok Khas Betawi

10. Pecak Tembang


Pecak Tembang adalah makanan khas Betawi yang sudah mulai langka. Barangkali orang Betawi sendiri pada saat ini ada yang tidak tahu apa itu Pecak Tembang.

Dalam bahasa Betawi, “pecak” berarti proses pemasakan dengan cara dibakar sedangkan “tembang” adalah nama jenis ikan asin, yakni tembang. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kuliner Betawi ini  adalah cabai rawit, bawang merah, jahe, dan garam. Semua bumbu dibakar, kecuali cabai rawit. Ketika sudah dibakar, haluskan semua bumbu secara bersama, dan beri sedikit air panas jika sudah halus. Terakhir, siapkan ikan tembang yang sudah dibakar lalu tempatkan pada sebuah wadah. Selanjutnya, sirami ikan tembang dengan bumbu pecak yang sudah dihaluskan tadi.


11. Bandeng Pesmol

Kuliner Nusantara yang menyajikan olahan ikan cukup banyak, salah satu masakan khas Betawi diantaranya adalah Bandeng Pesmol. Sajian bandeng pesmol ini pernah menjadi menu mewah masyarakat Betawi tempo dulu karena masakan ini disajikan pada acara-acara besar atau kalangan tertentu saja.

Namun seiring kemajuan perekonomian di Indonesia, kuliner khas betawi yang berbahan bandeng dengan bumbu kuning ini menjadi sajian lezat yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.


12. Nasi Uduk


Banyak yang tidak tahu bahwa nasi uduk adalah makanan khas Betawi. Hal ini dikarenakan sajian lezat nasi uduk ini telah banyak dijual diberbagai daerah. Nasi uduk adalah nama sejenis makanan terbuat dari bahan dasar nasi putih yang diaron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang di parut, serta dibumbui dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai dan merica.

Penjual nasi uduk biasanya menghidangkan 1 porsi nasi uduk dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar/ telur goreng yang sudah diiris-iris,abon, kering tempe, bawang goreng, ayam goreng, timun dan sambal dari kacang. Makanan ini biasanya lebih sering dijual di pagi hari untuk sarapan dan malam hari untuk makan malam. Pada malam hari,biasanya nasi uduk dijual di warung pecel lele,yaitu warung yang menjual nasi uduk beserta lauknya,seperti : lele, ikan mas, ayam bakar dan goreng, dan lain lain

Nasi Uduk Khas Betawi

13. Nasi Ulam


Nasi ulam adalah hidangan nasi yang dicampur berbagai bumbu dan rempah, khususnya daun pegagan (Centella asiatica) atau kadang diganti daun kemangi, sayuran, dan berbagai bumbu, serta ditemani beberapa macam lauk-pauk. Hidangan ini berasal dari khazanah hidangan Melayu, dan terdapat banyak resep dan variasi yang ditemukan baik di Indonesia maupun Malaysia.

Di Indonesia, nasi ulam dapat ditemukan dalam seni kuliner suku Betawi, ataupun suku Melayu di Sumatra, serta ditemukan juga di Bali. Nasi ulam Betawi terdapat dua jenis, nasi ulam berkuah (basah) yang berasal dari Jakarta Utara dan Pusat, serta nasi ulam kering (tidak berkuah) yang ditemukan di Jakarta Selatan.

Di Indonesia nasi ulam biasanya dicampur daun kemangi, sambal, dan ditaburi kacang tanah tumbuk, kerisik, atau serundeng (kelapa parut sangrai). Di atas nasi ulam biasanya ditambahkan berbagai macam lauk-pauk teman nasi, seperti dendeng, telur dadar, perkedel, tahu goreng, tempe, dan krupuk.

Nasi Ulam Betawi | id.wikipedia.org


Demikian Sobat Dapur, 13 Makanan khas Betawi dan Cara Membuatnya. Nantikan artikel selanjutnya yang akan mengupas tuntas resep & cara membuat makanan khas Betawi hanya di Dapurkita.my.id. Semoga bermanfaat.



Referensi :
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Soto_Betawi
  • http://jakartakita.com/2012/05/09/laksa-betawi-yang-menggugah-selera/
  • https://food.detik.com/read/2015/08/16/133346/2993242/297/4/nyang-enak-dari-betawi-gabus-pucung-hingga-sayur-babanci
  • http://lifestyle.okezone.com/read/2013/07/03/299/831439/pecak-tembang-kuliner-betawi-yang-mulai-sirna 
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Nasi_ulam

Tuesday, 18 September 2018

10 Makanan Khas Papua dan Papua Barat

View Article
10 Makanan Khas Papua dan Papua Barat | Adatnusantara - Provinsi Papua dan Papua Barat adalah wilayah NKRI yang terletak di bagian timur Indonesia. Kedua provinsi ini memiliki berbagai hal yang unik mulai dari tari-tarian Papua, lagu daerah Papua dan senjata tradisional papua.

Namun, saat ini kita akan membahas tema makanan khas papua. Makanan khas Papua yang dimaksud disini adalah makanan tradisional, kue maupun oleh-oleh  khas Papua dan Papua Barat.

1. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - PAPEDA


Papeda adalah makanan khas Papua dan Papua Barat yang dibuat dari sagu. Adapun bentuk papeda berupa bubur sagu berwarna putih dengan tekstur yang lengket seperti lem. Dari segi rasa, papeda berasa hambar. Memang papeda ini dimakan sebagaimana nasi. Papeda ini disajikan bersama ikan tongkol atau mubara yang dibumbui kunyit.

Makanan khas Papua - Papeda
Makanan khas Papua - Papeda
2. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Kue Sagu Bagea

Bagea atau kue sagu ini merupakan kue tradisional yang merupakan makanan khas Indonesia timur seperti Palopo Sulawesi Selatan, Manado, Bugis, Makasar, Maluku, Maluku Utara dan Papua, Papua Barat.

Kue sagu asal Papua dan Papua Barat ini memiliki tekstur yang keras dan agak susah digigit tetapi apabila kue tersebut sudah masuk ke mulut Anda akan berubah menjadi lembut. Maka dari itu memakan kue sagu ini dengan kuah ikan kuning sama seperti papeda. Makanan khas Papua ini kadang diisi dengan kacang hijau.

3. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Kue Lontar

Kue lontar papua dikenal pula dengan kue pai susu. Kue khas papua ini berbahan dasar tepung, susu dan gula bertektur lembut dan lumer dimulut. Sangat cocok dikonsumsi sebagai pencuci mulut setelah makan papeda dengan kuah ikan tongkol.

Kue Lontar | gambar : https://perseagreen.wordpress.com

4. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Aunu Sanebre


Aunu senebre adalah makanan khas Papua dan Papua Barat yang dibuat dari bahan dasar ikan teri nasi yang dicampur dengan irisan daun talas. Makanan ini memiliki tekstur yang tidak kering. Daun talas yang diiris juga menambah rasa gurih dari aunu senebre. Di Papua makanan khas ini biasanya disantap dengan sepiring papeda atau umbu-umbian.


5. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Ikan Bakar Manokwari

Sesuai dengan namanya, Ikan Bakar Manokwari adalah makanan khas Manokwari, Papua. Tidak seperti ikan bakar yang biasa kita temui di kebanyakan warung ataupun rumah makan, ikan bakar ini memiliki rasa khas yang bisa membuat lidah bergoyang karena tambahan sambal khas Papua yang disiramkan di atasnya. Ikan yang biasa dijadikan bahan masakan ini adalah ikan tongkol.


6. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Ikan Bungkus Khas Papua


Ikan bungkus khas papua ini dibuat dari dua bahan yaitu ikan laut dan daun talas sebagai bahan untuk membungkusnya. Bumbu khasnya rempah yang digunakan pun hanya garam untuk memberikan rasa asin dan untuk menghilangkan getah pada daun talas yang digunakan. Bahan dan bumbunya sedikit dan cara membuatnya pun sangat sederhana dan mudah. Dalam pembuatanya pertama bersihkan ikan kemudian dimasukkan kedalam daun talas dan ditutup. terakhir dibakar diatas api kecil hingga masak. Ikan Bakar khas papua ini lebih nikmat disajikan hangat-hangat.

6. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Aunuve Habre

Aunuve Habre adalah makanan khas Papua yaitu ikan sakalang yang dipotong-potong dibungkus daun talas dan dimasak dengan air dan garam diatas wajan.


7. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Udang Selingkuh

Udang yang satu ini sangat populer di daerah Wamena, Papua Barat. Biasanya udang selingkuh digoreng, direbus atau bisa juga dibakar, sesuai selera. Disebut udang selingkuh karena bentuk udang ini capitnya mirip dengan kepiting.

Udang Selingkuh | Gambar : jejak-bocahilang.com

8. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Sate Ulat Sagu

Sate ulat sagu adalah adalah makanan khas papua dan Papua Barat. Untuk kita yang belum terbiasa melihat gambarnya saja bisa menghilangkan selera bahkan mungkin ada yang merasa gimana gitu ya?? tapi bagi orang papua dan Papua Barat yang memang sudah biasa, makanan ini menjadi makanan yang bergizi.

9. Makanan Khas Papua dan Papua Barat - Petatas

Nah.. makanan ini memang ada didaerah lain di Indonesia. Tapi di Papua dikenal dengan nama petatas. Apa itu petatas??

Ternyata petatas adalah ubi jalar, adalah merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Papua dan Papua Barat.

Petatas | gambar : https://perseagreen.wordpress.com

10. Makanan Khas Papua dan Papua Barat -Martabak Sagu

Berbeda dengan martabak pada umumnya, martabak ini bahan dasarmya berupa sagu. Sebagai penambah rasa manis. saus gula merah dituangkan diatas sagu yang sedang digoreng. Tidak ada salahnya jika kamu berpergian jauh untuk mengunjungi Papua demi mencicipi makanan khas yang satu ini. Selain teksturnya unik, makanan asli kabupaten Fakfak ini memiliki cita rasa yang berbeda.


Demikian sobat dapur lover, 10 makanan khas Papua dan Papua Barat yang bisa kami share. Semoga bermanfaat untuk Sobat yang akan berkunjung ke Provinsi Papua dan Papua Barat.

27 Makanan Khas Jawa Timur

View Article
25 Makanan Khas Jawa Timur | Adatnusantara -  Jawa Timur adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang terletak di sebelah timur Pulau Jawa. Jawa Timur memiliki luas wilayah 47.922 km² dan merupakan wilayah terluas dari 6 Provinsi yang ada di Pulau Jawa. Provinsi yang beribukota di Kota Surabaya ini memiliki banyak seni dan tradisi yang menarik. Dan tentu untuk Sahabat yang berkunjung ke Jawa Timur, tidak boleh melewatkan wisata kuliner khas Jawa Timur. Dan berikut ini adalah daftar makanan khas Jawa Timur yang wajib Sahabat coba :

1. Makanan Khas Jawa Timur - Rujak Cingur

Pertama-tama kita akan berkunjung ke Kota Surabaya dengan makanan khasnya yaitu Rujak Cingur. Apabila Sahabat penasaran dengan arti kata Cingur, bisa mengunjungi situs KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dimana Cingur diartikan sebagai hidung dan bibir atas kerbau atau sapi. Yap! Cingur disini memang merujuk pada irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampur dengan hidangan yang dibuat rujak khas Surabaya Jawa Timur. 

Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah seperti timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah atau taoge, kangkung, dan kacang panjang.

Semua bahan diatas dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diulek, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak ulek.

Dalam penyajiannya, rujak cingur khas Surabaya Jawa Timur ini bisa dihidangkan biasa maupun matengan. Rujak Cingur biasa berarti sayuran yang disajikan masih mentah, sedangkan matengan artinya sayuran yang dibuat rujak cingur sudah direbus matang terlebih dahulu. Rujak Cingur disajikan bersama tambahan kerupuk diatas pincuk (alas daun pisang) dan atau piring.

Rujak Cingur

2. Makanan Khas Jawa Timur - Pecel Semanggi

Semanggi adalah sekelompok paku air (Salviniales) dari marga Marsilea, dimana tumbuhan ini mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi. Semanggi M. crenata diketahui mengandung fitoestrogen (estrogen tumbuhan) yang berpotensi mencegah osteoporesis. Tumbuhan ini juga berpotensi sebagai tumbuhan bioremediasi, karena mampu menyerap logam berat Cd dan Pb. Kemampuan ini perlu diwaspadai dalam penggunaan daun semanggi sebagai bahan makanan, terutama bila daunnya diambil dari lahan tercemar logam berat. Selain di Jawa Timur, Organ penyimpan spora (disebut sporokarp) M. drummondii juga dimanfaatkan oleh penduduk asli Australia (aborigin) sebagai bahan makanan.

Di Jawa Timur sendiri, semanggi diolah menjadi makanan khas Jawa Timur yaitu berupa pecel semanggi.  Semanggi atau Pecel Semanggi adalah sejenis makanan khas Surabaya, Jawa Timur. Pecel Semanggi ini dibuat dari daun semanggi yang dikukus dan kemudian dinikmati dengan sambal pedas yang nikmat. Semanggi juga dapat dihidangkan dengan kecambah, kangkung, kerupuk uli yang terbuat dari beras, serta bumbu yang terbuat dari ketela rambat. Saus atau bumbu yang digunakan dalam makanan semanggi memiliki bahan baku serta rasa yang berbeda.

Pecel Semanggi - Gambar : beehijab.com

3. Makanan Khas Jawa Timur - Lontong Balap

Lontong Balap adalah makanan tradisional khas Surabaya Jawa Timur. Makanan ini terdiri dari lontong, taoge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap, dan sambal. Lontong balap terdiri dari lontong yang diiris-iris dan di atas irisan lontong ini ditumpangi irisan tahu dan remasan beberapa lentho (bulatan kecil sebesar ibu jari yang terbuat dari kacang tolo atau kacang hijau), kemudian di atasnya ditumpangi kecambah setengah matang yang porsinya terbanyak dalam hidangan, setelah itu diambilkan kuah secukupnya, sambal dan kecap disesuaikan selera pembeli. Makanan ini dihidangkan dengan pasangannya yaitu, beberapa tusuk sate kerang.

Disebut "Balap" konon ceritanya pada zaman dahulu para penjual lontong ini berebut pembeli dijalan dan di pasar. Sehingga para penjual terkesan balapan untuk mencapai pos terakhir (pasar wonokromo), maka terkenalah istilah lontong balap.

Lontong Balap - Gambar : jejakwisata.com

4. Makanan Khas Jawa Timur - Sate Kerang

Sate Kerang | Gambar http://satejava.blogspot.co.id
Walaupun namanya sate, tapi sate kerang khas Jawa Timur ini tidak sama dengan sate kebanyakan yang dimatangkan dengan cara dipanggang diatas bara api. Sate kerang yang merupakan makanan khas Jawa Timur dimasak dengan cara direbus, kemudian ditumis menggunakan bumbu-bumbu khusus khas Jawa Timur. 
Sate Kerang disajikan bersama dengan lontong balap yang juga merupakan makanan khas Jawa Timur.

5. Makanan Khas Jawa Timur - Lontong Kupang

Lontong Kupang adalah makanan khas Jawa Timur yang terkenal khususnya di daerah Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan. Di daerah pesisir Jawa Timur, lontong kupang atau kupang lontong yang terkenal adalah kupang keraton.

Lontong Kupang | Gambar : negerikuindonesia.com

Bahan utama yang digunakan adalah kupang putih (Corbula faba H), yaitu hewan laut semacam kerang bentuknya kecil sebesar antara biji beras dan biji kedelai. Kupang yang telah dikupas dan dimasak, ditambahkan lontong dan lentho, kemudian diberi kuah petis dan sedikit perasan jeruk nipis. Untuk menghidangkan biasanya dipadukan dengan sate kerang, serta minuman air kelapa muda atau degan.

6. Makanan Khas Jawa Timur - Nasi Pecel Madiun

Makanan Khas Jawa Timur selanjutnya dikenal dengan nama pecel madiun. Sesuai dengan namanya, pecel ( pecal) ini berasal dari Madiun Jawa Timur. Pecel sendiri merupakan makanan tradisional yang dibuat dari berbagai sayuran yang direbus kemudian diberikan bumbu sambel kacang.

Nasi Pecel Madiun | Gambar : MasakanDapurku.com


Adapun sayuran yang dihidangkan antara lain kacang panjang, taoge, mentimun, daun singkong, dan daun kemangi. Pecel biasanya disajikan dalam pincuk atau piring lidi yang disebut ingke.

7. Makanan Khas Jawa Timur - Soto Lamongan

Soto adalah makanan yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia. Namun soto lamongan adalah soto khas dari daerah Lamongan Jawa Timur. Walaupun soto ini banyak juga dijual diberbagai daerah / kota besar di Indonesia, namun ke khasan rasa dan penampilan soto lamongan menjadi variasi tersendiri serta memperkaya keanekaragaman soto di Indonesia.


Soto lamongan sendiri merupakan makanan berkuah kuning dengan bahan utama berupa ayam dan sayuran kol dan touge dan air perasan jeruk nipis.

8. Makanan Khas Jawa Timur - Nasi Krawu

Nasi Krawu adalah makanan khas Jawa Timur yang berasal dari Gresik.
Cirinya adalah nasinya yang pulen dan disajikan dengan daun pisang. Lauknya dapat berupa sayatan daging sapi, semur daging, jeroan sapi, sambal terasi dan serundeng.
Nasi Krawu | gambar : tokomesin.com

9. Makanan Khas Jawa Timur - Rawon

Rawon adalah masakan Indonesia berupa sup daging berkuah hitam sebagai campuran bumbu khas yang mengandung kluwek. Rawon dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur, walaupun makanan ini juga terkenal di daerah Surakarta Jawa Tengah. Rawon merupakan olahan dari Jawa Timur yang terbuat dari bahan daging sapi yang dipotong kecil-kecil dengan bumbu berupa campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunir, lombok, kluwek, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek / kepayang atau orang sunda menyebut dengan picung atau pucung, sedangkan orang Toraja menyebut dengan Pamarrasan. Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge kecil, daun bawang, kerupuk udang, daging sapi goreng (empal) dan sambal.


10. Makanan Khas Jawa Timur - Sego Tepong

Apabila kita mengenal nasi timbel makanan khas Jawa Barat, kali ini kita akan mengenal kuliner khas Banyuwangi Jawa Timur. Sego tepong atau nasi tepong adalah makanan khas Jawa Timur yang terdiri dari nasi panas, sayuran rebus, gorengan tahu, tempe, ikan asin, dadar jagung yang dilengkapi dengan sambal mentah yang super pedas. Sambal inilah yang menjadi ciri khas dari sego tepong. Sambal yang diracik secara khusus menggunakan cabe rawit mentah dan tomat sayur, saking pedasnya orang yang sudah makan nasi tepong terasa di-"tempong"atau ditampar/ditempeleng. Kuliner sego tepong ini terkenal dan bisa dijumpai di daerah Banyuwangi Jawa Timur.

Sego Tepong Banyuwangi | gambar : banyuwangibagus.com

11. Makanan Khas Jawa Timur - Rujak Soto


Rujak Soto | Gambar : id.wikipedia.org

Masih di Banyunwangi, ada makanan yang dikenal dengan nama Rujak Soto. Rujak Soto adalah merupakan paduan unik antara rujak sayur dengan soto, bisa soto daging (daging sapi) atau sato babat. Bahkan ada yang memadukan dengan soto ayam atau soto ceker (kaki ayam), ini biasa dilakukan sebagai alternatif ketika ingin menikmati rujak soto tetapi harga daging sedang melambung.
Biasanya rujak disajikan terlebih dahulu, kemudian disiram dengan kuah soto berikut dagingnya. Rasanya juga khas, ada unsur soto sekaligus rasa rujak dengan aroma terasinya. Rujak soto kadang disajikan dengan es temulawak.

12. Makanan Khas Jawa Timur - Pecel Rawon

Satu lagi makanan Khas Jawa Timur yang berasal dari daerah Banyuwangi adalah Pecel Rawon. Sesuai dengan namanya, makanan ini merupakan perpaduan antara nasi pecel dengan rawon yang sudah kita bahas diatas.

Nasi Pecel Rawon adalah nasi pecel yang diberi kuah rawon. Perpaduan Pecel dan Rawon tidak membuat rasa khas pecel dan rawon menghilang, bahkan semakin nikmat ketika bersatu.

Pecel Rawon | gambar : http://kuliner.panduanwisata.id/

13. Makanan Khas Jawa Timur -Sego Becek

Sego Becek adalah makanan khas dari Nganjuk Jawa Timur. Sego dalam bahasa jawa artinya adalah Nasi. Nasi Becek atau Sego Becek ini adalah hidangan yang mirip dengan gulai, kare kambing khas wilayah Mataraman. Isi dari sego becek nyaris serupa dengan soto babat atau gulai khas Ponorogo dan sekitarnya, namun diberi potongan sate kambing yang telah dilucuti dari tusuk satenya. Daging yang dipilih adalah daging kambing. Tidak lupa diberi potongan bawang merah, kecambah yang menambah kenikmatan rasa hidangan ini.

Penjual Sego Becek | gambar : surabayaonline.co-edo

14. Makanan Khas Jawa Timur - Kare Ranjungan

Kare Ranjungan adalah makanan khas Tuban Jawa Timur. Ranjungan sendiri merupakan hewan sejenis kepiting yang sepenuhnya hidup di laut. Di tangan pecinta kuliner tuban, ranjungan ini diolah menjadi kare ranjungan yang merupakan makanan bersantan dengan bahan utama ranjungan.

15. Makanan Khas Jawa Timur - Tahu Campur Lamongan

Kembali ke Lamongan, ada tahu campur lamongan yang merupakan makanan khas dari daerah Lamongan Jawa Timur. Tahu campur terdiri dari sop daging sapi kenyal, tahu goreng, perkedel singkong, taoge segar, selada air segar, mi kuning, dan kerupuk udang. Semua ini kemudian dicampurkan ke bumbu petis, bawang goreng, dan sambal. Masakan ini banyak dijual di warung kaki lima dengan label "Tahu Campur Lamongan".



16. Makanan Khas Jawa Timur - Gethuk Pisang

Gethuk pada umumnya dibuat dari Singkong, tapi makanan dan camilan khas Kediri Jawa Timur ini dibuat dari pisang. Pisang yang digunakan pun dipilih jenis pisang raja nangka. Pisang raja nangka dipilih karena memiliki citarasa yang khas, berbeda dengan pisang pada umumnya. Rasa manis-asam yang khas, dan teksturnya yang agak keras membuat jenis pisang ini tidak lembek ketika dikukus.



17. Makanan Khas Jawa Timur - Brem

Brem adalah oleh-oleh camilan dari Madiun, merupakan makanan yang berasal dari sari ketan yang dimasak dan dikeringkan, merupakan hasil dari fermentasi ketan hitam yang diambil sarinya saja yang kemudian diendapkan dalam waktu sekitar sehari semalam.


18. Makanan Khas Jawa Timur - Wingko Babat


Wingko atau disebut Wingko Babat adalah makanan khas Madiun. Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan dan gula. Wingko biasanya berbentuk bundar biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko dapat dijual dalam bentuk bundar yang besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. Kombinasi gula dan kelapa menjadikan kue ini nikmat. Harga kue ini dapat bervariasi tergantung tempat menjualnya dan merek wingko ini.

Wingko tidak hanya dapat ditemukan di Jawa Timur, akan tetapi wingko adalah makanan khas Jawa Timur yaitu berasal dari daerah Babat, Lamongan, Jawa Timur.

19. Makanan Khas Jawa Timur - Suwar Suwir

Suwar-suwir merupakan makanan ringan (camilan) yang berasal dari Kabupaten Jember, Jawa Timur. Suwar suwir sendiri terbuat dari tape (fermentasi dari singkong) yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi makanan ringan. Bentuk suwar-suwir persegi panjang yang berukuran 3-4 sentimeter. Suwar-suwir terdiri dari berbagai macam rasa. Mulanya suwar-suwir hanya ada rasa cokelat dan vanili. Namun sejak tahun 2000-an, jajanan khas Jember ini mulai dikreasikan dengan bermacam-macam rasa buah serta berwarna-warni. Ada rasa durian, nanas, mangga, jeruk, apel, semangka, melon, anggur, pepaya, strawberry, sirsak, pandan, vanili, dan juga coklat. Bentuk dan rasa suwar-suwir hampir mirip dengan dodol, namun suwar suwir lebih manis dan legit, suwar-suwir juga memiliki tekstur yang lebih keras dan pada.


20. Makanan Khas Jawa Timur - Proll Tape

Proll tape merupakan kue dan makanan yang menjadi ciri khas Kabupaten Jember, Jawa Timur. Makanan ini diolah dari bahan dasar tape yang sangat manis. Untuk Sobat dapur lover yang ingin mencoba, bisa membuat sendiri karena dapurkita sudah pernah menulis resep proll tape ini.


 

21. Minuman Khas Jawa Timur - Jenang Syabun

Makanan Khas Jawa Timur selanjutnya bernama jenang syabun, tapi bukan berarti dibuat dari Sabun lho Sobat... :D Makanan ini diolah dari ketan dipadukan dengan gula jawa dan gula pasir serupa dengan dodol. Jenang syabun adalah makanan khas dari daerah Sembung, Tulungagung, Jawa Timur.

Jenang Syabun | gambar : http://www.rradio.co.id

22. Makanan Khas Jawa Timur - Menjes Malang

Menjes Malang adalah makanan khas dari Malang, Jawa Timur. Menjes ini merupakan ampas tahu yg difermentasikan spt membuat tempe biasa, bentuknya balok dan memiliki tekstur yang lembut empuk. Biasanya Menjes digoreng dalam balutan tepung berbumbu rempeyek (kunyit, bawangputih, daunjeruk, kemiri, ketumbar) atau bisa juga digoreng berbalut tepung berbumbu mendoan (bawang putih, kencur, ketumbar).
Menjes Malang | gambar : http://makananindonesia-top.blogspot.co.id

23. Makanan Khas Jawa Timur - Tajin Sobih

Saatnya menyebrang ke Madura nih Sob, di Madura ada makanan khas bernama Tajin Sobih. Tajin Sobih atau Bubur Sobih ini merupakan salah satu kuliner yang berasal dari Kabupaten Bangkalan. Tepatnya berasal dari Desa Sobih Salah satu desa kecil yang terletak di Kecamatan Bangkalan. Sebagian besar penjual Tajin Sobih ini memang datang langsung dari Desa Sobih itulah mengapa dinamakan Tajin Sobih.

Tajin Sobih | gambar : http://www.pulaumadura.com

24. Makanan Khas Jawa Timur - Puthu Lanang

Kue Puthu adalah makanan tradisional yang terbuat dari butiras kasar beras yang diisi gula merah dan disajikan bersama parutan kelapa. Kue Puthu atau putu ini sudah menyebar ke berbagai pelosok di Indonesia, tapi di Malang dikenal makanan khas putu yang disebut Puthu Lanang.

Penjual Puthu Lanang | gambar : http://halomalang.com


20. Minuman Khas Jawa Timur - Kerupuk Ikan Kenjeran

Makanan yang terakhir ini merupakan oleh-oleh khas Jawa Timur khususnya Surabaya, yaitu kawasan Pantai Kenjeran, semakin dekat ke pantai tersebut Anda akan mencium aroma kerupuk ikan yang semakin kuat. Ini wajar mengingat Kerupuk Ikan Kenjeran juga dijual dalam kemasan siap makan selain juga dipasarkan dalam kondisi mentah. Oleh-oleh khas Surabaya yang satu ini terdiri dari beberapa varian warna, tergantung dari bahan utamanya. Misalnya, jika warna kerupuk sedikit kehitaman, biasanya dibuat dari bahan dasar cumi, kerupuk warna cokelat berarti kerupuk kerang, atau kerupuk warna hijau terbuat dari rumput laut.

Penjual Kerupuk Ikan Kenjeran | gambar : http://www.initempatwisata.com
Demikian Sahabat dapur lover, 25 makanan khas Jawa Timur yang bisa kami bagikan infonya kali ini. Semoga bermanfaat ya Sobat... sampai jumpa dengan makanan khas daerah lainnya.