Friday, 18 August 2017

Senjata Tradisional Sumatera Utara ( Artikel Lengkap )

Senjata Tradisional Sumatera Utara

Ada banyak peninggalan senjata tradisional Sumatera Utara yang berasal dari kebudayaan Suku Batak. Beberapa di antaranya seperti piso gaja dompak, tongkat tunggal panaluan, piso karo, hujur siringis, piso gading, piso sanalenggam, dan piso toba.
Senjata Tradisional Sumatera Utara

 

1. Senjata Tradisional Piso Gaja Dompak

Senjata tradisional Sumatera Utara yang pertama dan yang paling terkenal adalah pisau Gaja Dompak. Sesuai namanya, senjata ini memang berupa sebilah pisau yang dilengkapi dengan ukiran gajah di bagian gagangnya.
Dari sejarahnya, pisau gaja dompak berasal dari warisan Raja Kerajaan Batak pertama, yakni Raja Sisingamangaraja 1. Sebagai pusaka yang diwariskan secara turun temurun, pisau ini tak pernah digunakan untuk berperang atau menumpahkan darah. Kendati begitu, masyarakat tradisional Batak meyakini adanya kekuatan magis yang dimiliki senjata satu ini.

2. Senjata Tradisional Tongkat Tunggal Panaluan

Senjata tradisional Batak bernama Tunggal Panaluan ini berupa sebuah tongak berukirkan relief-relief patung dan dihiasi dengan bulu-bulu halus. Secara fisik, senjata ini memang tidak mampu memberikan efek serius bila digunakan untuk menyerang seseorang. Namun, sebagian masyarakat Batak Toba meyakini bila di masa silam, raja Batak yang menggunakan senjata ini dapat melumpuhkan lawan meski tanpa harus bersentuhan. Sisi mistis yang kental dari senjata tradisional Sumatera Utara satu ini membuat ia kerap disucikan dalam ritual khusus. Saat ini, satu tombak tunggal panaluan yang masih tersisa disimpan dalam museum gereja Katolik di Samosir.
Senjata Tradisional Sumatera Utara

3. Senjata Tradisional Hujur Siringis

Dari penelusuran sejarah diketahui bahwa Hujur Siringis merupakan senjata tradisional Sumatra Utara yang paling pertama ditemukan. Senjata berbentuk tombak ini diyakini sebagai senjata utama para prajurit kerajaan Batak di masa silam. ia terbuat dari kayu yang ringan tapi kuat dengan bilah pisau runcing di bagian ujungnya.
Senjata Tradisional Sumatera Utara - Hujur Siringis

4. Senjata Tradisional Piso Karo

Pisau karo adalah jenis senjata yang nyaris serupa dengan piso gading. Perbedaannya terletak pada bentuk gagangnya. Jika pisau gading dibuat dari gading gajah yang diukir, piso karo justru hanya dibuat dengan kayu dan tanpa ukiran. Keunikannya terletak pada ujung pegangan yang bercabang dan sarungnya yang dilengkapi dengan perak dan suasa sebagai pamor.
Senjata Tradisional Sumatera Utara - Piso Karo

5. Senjata Tradisional Piso Gading

Senjata tradisional Sumatera Utara selanjutnya yaitu piso gading. Senjata ini berupa sebilah pedang dengan bilah yang sangat tajam. Dinamai piso gading karena gagang pegangan senjata ini terbuat dari gading gajah. Karena bahannya yang langka, kini pedang ini sangat sulit ditemukan. Satu yang masih tersisa adalah piso gading peninggalan raja Batak Toba yang dibuat sekitar abad 19.
Baca Juga :

Senjata Tradisional Sumatera Selatan ( Artikel Lengkap )

 

6. Senjata Tradisional Piso Sanalenggam

Piso sanalengam merupakan sebilah pedang dengan bentuk yang sangat unik. Gagangnya yang terbuat dari kayu yang diukir sedemikian rupa sehingga tampak seperti patung seorang pria yang tengah menunduk. Bentuk patung pada gagang pedang nampak persis seperti patung-patung suku Maya di daratan Amerika Tengah. Kemiripan ini masih menjadi teka-teki bagi para sejarawan.
Senjata Tradisional Sumatera Utara - Piso Sanalenggam

7. Senjata Tradisional Piso Toba

Sesuai namanya, senjata tradisional Sumatera Utara ini berasal dari budaya masyarakat Batak Toba. Bentuknya lebih kecil dibandingkan piso batak lainnya. Gagangnya melengkung ke dalam untuk memudahkan penggunanya saat memegang.
 
Search Populer:
  •   senjata tradisional sumatera utara piso surit
  • rumah tradisional sumatera utara
  • senjata tradisional suku batak simalungun
  • senjata tradisional batak mandailing
  • pakaian tradisional sumatera utara
  • senjata tradisional batak karo
  • tarian tradisional sumatera utara
  • pusaka batak toba

Artikel Terkait