Mengenal Gamelan Bali Artikel Lengkap

Mengenal Gamelan Bali | Adatnusantara - Gamelan adalah merupakan orkresta / ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Kata Gamelan berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul  atau menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Sehingga Gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama.

Gamelan merupakan hasil dari kebudayaan yang tumbuh berkembang di Nusantara bertahun-tahun lamanya. Dalam wujudnya yang paling indah, gamelan dapat menghadirkan sekaligus rentang suara yang luas. Inilah orkestra yang menjadi wajah Nusantara. Orkestra ini mewakili juga keindahan orkestra sebagaimana yang berkembang dalam musik klasik Eropa. Ada instrumen yang saling berbeda, dengan tangga nada yang berbeda, dan dengan ekspresi yang berbeda. Orkestra gamelan ini juga menjadi model instrumen musik Nusantara dalam pengembangan musik daerah.

Mengenal Gamelan Bali

Mengenal Gamelan Bali

Istilah gamelan ini biasa ditemui di Pulau Jawa dan Bali. Gamelan Bali adalah salah satu jenis Gamelan yang ada di Indonésia. Gamelan ini memiliki perbedaan dengan gamelan jawa yaitu bentuk wilah (bilah pada saron) lebih tebal, bentuk pencon (bentuk gamelan seperti bonang) lebih banyak daripada wilah, ritme lebih cepat.

Alat Musik Dalam Gamelan Bali


Adapun Gamelan Bali ini terdiri dari beberapa instrumen musik yang merupakan satu kesatuan dari alat musik tradisional Bali. Alat-alat musik yang menyusun gamelan Bali adalah :


  1. Gangsa
    Gangsa
  2. Ugal
    Ugal
  3. Jegogan
  4. Jublag, 
    Jegogan dan Jublag
  5. gong gede
    Gong
  6. kempur 
  7.  klenthong
  8. reyong
    Reyong
  9. trompong 
    trompong
  10. Ceng-ceng
    ceng-ceng
  11. suling 
    Suling Bali
  12. Rebab 
    rebab
  13.  kendang 
    Kendang Bali

Sejarah Gamelan Bali


Gamelan yang ada di Bali sudah ada sejak jaman dulu, karena dengan bukti adanya prastasti Bebetin yang berangka tahun 896 Masehi. Prasasti tersebut menyebutkan ada istilah musik atau gamelan Bali yang bunyinya:

“Pande mas, pande besi, pande tembaga, pemukul, pagending, pabunjing, papadaha, pabangsi, partapuka, parbwang turun dipanglapuan Singhamandawa di bulan besksha, hari pasaran Wijaya manggala”

Jika diterjemahkan bisa menjadi seperti dibawah ini:
“Juru tabuh benyi-bunyian penari, biduan, juru gepek, juru rebad, tapel-topeng, wayang, di buat oleh pegawai di Singhamandawa bulan ke X yaitu pada pemerintahan raja Ugrasena di Bali.”

Gamelan Bali dipengaruhi pula oleh kebudayaan dari Jawa, berarti gamelan yang ada di Bali ini tidak murni dari Bali saja, namun sudah adannya instrument-instrumen gamelan dari Jawa, gamelan di Bali dengan di Jawa hampir mirip karena dipengaruhi oleh faktor tersebut, hanya saja nada yang di lantunkan berdeda-beda bila di cermati Gamelan di Bali lebih cepat di Bandingkan Gamelan yang ada di Jawa.

Fungsi Gamelan Bali

Ada beberapa fungsi dari gamelan yang ada di Bali, diantaranya: berfungsi untuk mengiringi upacara keagamaan, hiburan, presentasi yang artistik, (Bandem I Made. 1986:46).

Dimana gamelan befungsi mengiri upacara yaitu gamelan mengiri upacara yang sedang di laksanakan. Dalam upacara Dewa Yajna sudah pasti gamelan yang di pakai itu adalah Gong. Gong ini akan mengiringi jalannya pelaksaan upacara dengan berbagai jenis tetabuhan, dan mengiringi tarian sakral yang di pentaskan pada saat upacara berlangsung. Dalam upacara Pitra Yajna gamelan yang di gunakan itu adalah Angklung dan Gambang, yang mengiri jalannya pelaksanaan upacara tersebut pada saat penguburan, pembakaran atau pada saat pengabenan.

Fungsi gamelan sebagai hiburan, yaitu di adakannya pertunjukan gamelan, atau gamelan itu mengiringi tarian hiburan maka gamelan itu berfungsi sebagai hiburan karena dapat menghibur masyarakat.

Fungsi Gamelan sebagai presentasi artistik yaitu dengan mengadakan lomba-lomba guna menambah semangat serta wawasan dalam gamelan tabuh. Dan gamelan juga dapat befungsi sebagai pengiring sebuah tarian seperti tari topeng Bali , tari Barong dan tari tradisional Bali lainnya

Jenis-Jenis Gamelan Bali


Berdasarkan fungsi gamelan diatas, dapat dikelompokan bebera jenis gamelan Bali. Pada dasarnya dari sekian banyak jenis gamelan yang di Bali, dapat di kelompokan ke dalam tiga kelompok, atau di golongan yaitu:

a. Gamelan Tua

Saron, Selonding Kayu, Gong Besi, Gong Luang, Slonding Besi, Angklung Kalentang, Gender Wayang.

b. Gamelan Madya

Pengambuhan, Semarpagulingan, Pelegongan, Bebarongan, Joged Pingitan, Gong Gangsa jongkok, Babonangan, Rindik Gndrung.

c. Gamelan Baru

Pengarjaan, Gong kebyar, Pejangeran, Angklung bilah 7, Joged Bung-bung, Gong Suling. (Dokumentasi Tabuh-Tabuh Bali Klasik.2000:8)

Video Gamelan Bali

Sebagai gambaran mengenai gamelan Bali, berikut kami sertakan video gamelan bali dari https://www.youtube.com/watch?v=emfPQ5YRUOc




Demikian Sobat Tradisi, informasi mengenai Gamelan Bali. Semoga bermanfaat.

Referensi :
http://furiya-music-material.miyakyo-u.ac.jp
http://k-pengetahuan.blogspot.co.id/2016/10/gamelan-bali-gong-luang.html